Maaf, Status Pluto Bergeser Lagi


Keputusan yang diambil lewat perdebatan sengit itu pada akhirnya menurunkan status Pluto dari sebuah planet tata surya menjadi planet katai. Pun, kini posisi Pluto turun lagi. Hal itu menyusul ditemukannya Eris. Penemuan Eris, yang semula dikenal dengan nama 2003 UB313 juga menggugurkan anggapan Pluto sebagai planet katai terbesar. Karena secara diameter dan massa, Eris jauh lebih besar. Hal itu diketahui dari hasil peneropongan Hubble Space Telescope dan Keck Observatory (Observatorium Keck).

Hasil kajian Hubble Space Telescope menegaskan bahwa diameter Eris lebih besar dari Pluto. Dengan temuan ini kemungkinan besar IAU akan mendepak lagi status Pluto. Jurnal Science mengungkap kemungkinan menurunkan lagi status eks planet dalam tata surya Matahari itu menjadi planet katai kedua terbesar.

Dalam Resolusi 5A IAU sebelumnya disebutkan, ada tiga kondisi suatu benda angkasa disebut planet. Ketiga syarat itu adalah, jika ia mengorbit Matahari, mempunyai massa yang membuatnya cukup untuk menahan gravitasinya sendiri sehingga tidak runtuh, dan tak terpengaruh orbitnya oleh benda angkasa lain.

Dalam siaran persnya, IAU juga mendefinisikan ''planet katai'' mempunyai sifat seperti di atas, ditambah ia haruslah bukan satelit (benda angkasa yang mengorbit planet). Keyakinan klasik, yang diilhami Copernicus pada Abad Pertengahan, menyebutkan agar sebuah benda langit bisa disebut planet, benda itu harus memiliki orbit sendiri yang mengelilingi bintang. Ia juga tak boleh berupa bintang (mengeluarkan sinar).

Tak keliru bahwa Pluto beredar di garis orbit. Tapi belakangan, lewat ketajaman lensa teleskop dan metode kuantifikasi mutakhir, diketahui bahwa pada suatu titik orbit Pluto ternyata ''berselingkuh'' dengan orbit Neptunus. Ini yang membuat Pluto berbeda dengan ke-8 planet lainnya. Ia tidak benar-benar independen saat mengitari Matahari.

Apa yang membuat Pluto harus membonceng orbit lain? Para saintis menduga ini terkait dengan massa Pluto yang kecil, menyebabkan ia tak memiliki daya gravitasi untuk melakukannya sendirian tanpa ''bantuan'' Neptunus. Inilah fakta yang kemudian membawa Pluto pada sebutan planet kerdil (dwarf). Persoalan berat tubuh itu pula yang lantas melontarkannya dari dari ''klub planet''.

Dengan penetapan baru ini, tata surya Matahari hanya mempunyai delapan planet, yakni Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. ''''Planet dan planet katai adalah dua objek yang berbeda,'''' demikian siaran pers yang dikeluarkan IAU Agustus 2006..

Jawara Baru
Sementara itu Eris pertama kali ditemukan tahun 2003. Namun secara jelas dikenal pada 2005 dan diberi nama 2003 UB313 hingga diberi nama formal Eris. Eris lebih menyerupai planet dalam tata surya Matahari. Orbitnya terhadap Matahari mencapai 560 tahun. Sementara jaraknya dari planet Bumi 14,5 miliar km. Temperatur permukaan Eris diperkirakan minus 250 derajat celcius. Eris juga diperkirakan memiliki atmosfir tipis saat posisinya mendekati Matahari. Eris juga punya satu satelit (bulan) yang disebut Dysnomia dengan diameter 1.500 mil (lebih besar dari Pluto yang 1.400 mil).

Eris menghuni Sabuk Kuiper (Kuiper Belt). Para ahli memperkirakan massanya jauh lebih besar dari Pluto. Para peneliti termasuk penemu Eris, Mike Brown dari Institut Teknologi Kalifornia menemukan bahwa massa Eris 27 persen lebih besar dari Pluto. ''''Selain menjadi planet terbesar di jajaran planet katai, Eris juga planet katai yang paling massif,'''' demikian ditegaskan jurnal tersebut.

Ukuran Eris diperkirakan setengah ukuran bulannya Bumi. Nama Eris diberikan mengambil nama dewa Yunani. ''''Kami tak bermaksud mengusik status Pluto,'''' kata Profesor Brown, ahli astronomi yang tahun lalu memprovokasi pergeseran status Pluto dari ''klub planet''. ''''Ini temuan yang sebenarnya. Eris jauh lebih massif dari Pluto. Saya bicara apa adanya,'''' kata Brown lagi.

Para ahli memang menyepakati diameter Eris lebih besar dari Pluto. Tapi, mereka tak tahu persis berapa massanya. Data terbaru memperkirakan bahwa Eris itu terdiri dari es dan bebatuan yang amat mirip dengan Pluto. Planet katai ini juga teramat jauh dari sistem tata surya Matahari.

''''Eris terlihat seperti sesuatu yang ditutupi es yang membeku sehingga tampak putih kecil sepereti bola biliar,'''' kata Brown lagi. Orbit Eris menyerupai Pluto di mana berkeliling secara eliptis ketimbang sirkular ketika memutari Matahari.

Menurut Brown, ada sekitar 50 obyek di sistem tata surya Matahari yang dikategorikan sebaai planet katai. Termasuk di dalammya Eris dan Pluto.

Profil Eris:
Jarak: 14,5 miliar km dari Bumi
Satelit: Dysnomia (diameter 1.500 mil)
Massa: 27 persen lebih besar dari Pluto
Masa Orbit ke matahari: 560 tahun
Temperatur rata-rata: -250 derajat celcius
Komposisi permukaan: Batu dan es
Atmosfer: Tipis saat posisi dekat Matahari
Posisi orbit: Elips

Sumber : Republika online by wignyo
Updated : 25 Agustus 2007 12:21:08 WIB
Telah dikunjungi : 577 kali

Username:

Password:

Auto login
mo gabung?

Waktu sekarang:
12th Oktober 2007, 09:24
 
» Home
 
 


add kata bijak